Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diaspora Dunia Bikin IKN Meriah, Ada Bazaar hingga Wastra Nusantara

Kompas.com, 1 Agustus 2025, 09:34 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

 NUSANTARA, KOMPAS.com – Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan wajah barunya sebagai kota yang unik dan inklusif.

Terobosan terbaru datang dari kolaborasi Otorita IKN dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global yang menyulap IKN menjadi pusat kreativitas global.

Lewat rangkaian acara kreatif, Otorita IKN membuktikan bahwa IKN bukan sekadar kota pemerintahan, tapi juga ruang yang mengakar pada budaya, terbuka untuk masa depan, dan berdaya saing global.

Baca juga: Gibran Siap Ngantor di IKN, Progres Istana Wapres Mendekati 50 Persen

Acara ini merupakan bagian dari Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 dan berlangsung meriah selama lima hari, mulai 31 Juli hingga 4 Agustus 2025, di Kantor Kemenko 3 dan Retail Gallery, IKN.

Bawa Tiga Mantra Kunci 

Rangkaian acara ini menjadi panggung kolaborasi antara diaspora, UMKM, desainer muda, dan komunitas kreatif.

Juru Bicara Otrorita IKN Troy Pantouw, menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata peran diaspora dalam membangun jembatan antara masa lalu, kini, dan masa depan.

Baca juga: Ribuan ASN dari 15 Kementerian Segera Pindah ke IKN

"Melalui seni, budaya, dan ekonomi kreatif, kita menunjukkan bahwa IKN adalah kota inklusif yang terbuka untuk semua kalangan," ujar Troy.

Ada tiga elemen kunci yang membuat acara ini viral dan inspiratif:

Bazaar Nusantara

Ribuan kuliner dan kerajinan tangan terbaik dari UMKM lokal membanjiri area pameran. Ini bukan sekadar ajang jualan, melainkan wadah untuk pemberdayaan ekonomi lokal yang langsung dinikmati oleh masyarakat dan peserta kongres. Sebuah gotong royong ekonomi yang nyata!

Trade Exhibition Designer Eco Fashion Nusantara

Mata dunia tertuju pada pameran ini! Wastra ramah lingkungan yang memukau ditampilkan oleh desainer muda Indonesia yang berkolaborasi dengan UMKM binaan Bank Indonesia.

Baca juga: Bandara VVIP Siap Beroperasi Penuh, Konektivitas IKN Semakin Terdepan

Pameran ini tak hanya menonjolkan keindahan wastra nusantara, tetapi juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan inovasi dalam industri fesyen. Ini adalah pesan kuat IKN untuk masa depan mode global.

Pameran Foto Nusantara

'Seeing The Future Through The Past': Pameran foto ini menjadi mesin waktu yang mengajak pengunjung menyusuri jejak sejarah perjuangan bangsa di tanah Kalimantan.

Melalui arsip visual, pameran ini menjadi refleksi tentang bagaimana semangat gigih masa lalu membentuk wajah masa depan IKN. IKN tidak hanya membangun fisik, tapi juga merawat jiwa dan identitas bangsa.

Tapi Simbol Gotong Royong Global

Kolaborasi antara diaspora yang tersebar di seluruh dunia dengan tanah air ini mempertegas bahwa IKN adalah ruang pertemuan lintas generasi, identitas, dan inovasi.

Baca juga: Jual Beli Tanah di IKN Wajib Izin Otorita, Harga Bakal Meroket?

IKN tidak sekadar membangun fisik, tetapi juga merajut narasi kebudayaan, mendorong ekonomi kreatif, dan meneguhkan semangat kebangsaan.

Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa IKN adalah kota yang inklusif, terbuka, dan siap menjadi "kota dunia untuk semua" dengan kekuatan gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau