Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Di tengah hiruk pikuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menorehkan kinerja di ladang jagung.
Sejak awal tahun 2025, program ketahanan pangan mencatatkan lonjakan produksi hingga dua kali lipat, bahkan menempatkan Kaltim dalam tiga besar nasional capaian program ketahanan pangan Polri.
Baca juga: Dari Lapangan Kodam Mulawarman, Ini Makna TNI PRIMA di HUT ke-80
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memaparkan, sebelum program ketahanan pangan ini berjalan, produksi jagung di Kaltim hanya 1.960,52 ton.
Namun, setelah jajaran polda terjun langsung, angka tersebut melonjak tajam menjadi 6.137,31 ton!
"Alhamdulillah, dengan capaian ini Kaltim masuk tiga besar nasional. Kami berkomitmen untuk terus mendukung penuh program Asta Cita Presiden melalui ketahanan pangan,” kata Endar, dikutip Kompas.com, Kamis (9/10/2025).
Baca juga: Polda Kaltim Rilis Sepeda Ontel, Strategi Digitalisasi dan Anti-Korupsi
Program ini dilaksanakan di lahan seluas 1.322,76 hektar yang tersebar di berbagai sektor, termasuk lahan masyarakat binaan Polri (678,71 hektar), lahan kelompok tani, lahan pesantren, hingga lahan eks tambang (43,20 hektar) yang berhasil dihijaukan kembali.
Endar memimpin langsung penanaman jagung serentak untuk Kuartal IV di lahan seluas 1,1 hektar di belakang Polsek Balikpapan Timur.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, dan dilaksanakan secara virtual oleh seluruh polda se-Indonesia, dipimpin Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca juga: Peran Ganda Kodam Mulawarman, Perisai Tempur dan Mitra Pembangunan
Wapres Gibran dan Kapolri kompak menegaskan bahwa Polri sejak awal berkomitmen penuh mendukung swasembada pangan nasional, dengan total lahan ketahanan pangan Polri secara nasional telah mencapai 1,19 juta hektar.
Pada hari yang sama, Kapolda Kaltim melepas secara simbolis pergeseran 7 ton hasil panen jagung Kuartal III dari Polsek Balikpapan Timur menuju Kantor Bulog Kaltimtara.
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menyatakan Kodam VI siap bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional.
"Ketahanan pangan adalah babian dari ketahanan Nasional. Sinergi TNI-Polri dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan kemandirian pangan di daerah," ujar Pangdam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang