Penulis
“Pembangunan tahap 2 ini harus lebih baik dari sebelumnya. Saya kira pembangunan ini akan menjadi contoh untuk dunia nantinya,” ujar Basuki.
Penekanan pada kualitas global dan keberlanjutan sangat penting, mengingat IKN dibangun di atas konsep forest city.
Setiap gedung di kawasan Legislatif dan Yudikatif diharapkan mengintegrasikan prinsip green building, efisiensi energi, dan desain yang selaras dengan alam Kalimantan, menjauhkan diri dari citra kantor pemerintahan yang kaku dan monolitik.
Desain ini juga harus mencerminkan identitas bangsa, menjadikannya model governance yang modern dan bertanggung jawab.
Capaian penandatanganan, di mana 20 dari 28 paket Tahap 2 telah diamankan, ini menandai momentum positif.
Baca juga: Reforma Agraria BBT di Sekitar IKN Jadi Acuan di Seluruh Indonesia
Tahap 2 memang dirancang untuk membangun infrastruktur dan fasilitas yang menunjang penyelenggaraan pemerintahan secara penuh, berbeda dengan Tahap 1 yang berfokus pada infrastruktur dasar dan istana kepresidenan.
Otorita IKN berharap tahapan intensif ini dapat menyediakan ruang kerja yang memadai dan fungsional bagi seluruh lembaga tinggi negara.
Selain itu, emastikan kesiapan infrastruktur untuk memindahkan fungsi-fungsi politik utama negara, sekaligus menyambut migrasi ASN gelombang awal.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.