Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 5 Desember 2025, 22:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Estetika jalanan yang menarik mendorong masyarakat dan ASN untuk lebih memilih berjalan kaki atau bersepeda, sejalan dengan perencanaan tata kota yang mengutamakan mobilitas rendah emisi.

Vegetasi ini berkontribusi pada penurunan suhu mikro di kawasan jalan, membuat area pedestrian lebih nyaman dilalui.

Infrastruktur yang Berdenyut

Keindahan bunga bougainvillea ini menjadi penanda bahwa infrastruktur di KIPP kini sudah siap dan berfungsi.

Jalan-jalan lebar yang mulus, trotoar yang luas, serta taman-taman yang tertata rapi di seberang Istana menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang fungsional dan human-centric.

Baca juga: Reforma Agraria BBT di Sekitar IKN Jadi Acuan di Seluruh Indonesia

Berakhirnya fase konstruksi keras dan masuknya fase soft landscaping ini adalah langkah penting.

Bougainvillea adalah pembawa pesan bahwa di balik debu pembangunan, kehidupan kota sudah mulai bersemi.

Bagi publik, foto-foto bougainvillea ini meruntuhkan skeptisisme terhadap IKN sebagai proyek yang steril dan tanpa jiwa.

Bougenville bersemi di Ibu Kota Nusantara (IKN)KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Bougenville bersemi di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Sebaliknya, bunga-bunga ini memancarkan optimisme bahwa IKN akan menjadi tempat tinggal yang layak huni, asri, dan memiliki kualitas hidup tinggi, jauh dari citra kota metropolitan lama yang penuh polusi dan kemacetan.

Pemandangan bougainvillea yang bermekaran ini hadir menjelang target operasional IKN sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028.

Ketika Gedung DPR RI, Yudikatif, dan kantor-kantor pendukung lainnya rampung, kawasan ini akan dipenuhi oleh ASN dan para pembuat kebijakan.

Kesiapan lansekap hijau ini memastikan bahwa transisi fungsi pemerintahan akan terjadi di lingkungan yang sudah matang secara ekologis.

Baca juga: Bandara Internasional Nusantara IKN Beroperasi, Siap Komersial 2026

IKN tidak hanya membangun fisik pemerintahan, tetapi juga menanamkan budaya baru: budaya kerja yang terintegrasi dengan alam, berfokus pada keberlanjutan, dan merayakan keindahan domestik.

Pada akhirnya, kisah bougainvillea ungu di IKN adalah narasi tentang keseimbangan yang dicapai.

Ini adalah bukti visual bahwa pembangunan ambisius tidak harus bertentangan dengan lingkungan.

Bougainvillea yang sederhana namun memikat ini telah berhasil mencuri perhatian dan memberikan wajah yang lebih segar dan manusiawi pada Ibu Kota Nusantara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau