Penulis
Berdasarkan data awal fasilitas Pendukung Penerapan Skema Pendanaan (PPSP), pola rambatan ekonomi regional terbukti memberikan stimulus riil bagi ketahanan ekonomi lokal di tingkat tapak.
Kabupaten PPU, misalnya, mencatatkan lompatan pertumbuhan ekonomi hingga menyentuh angka 19,9 persen, yang diiringi dengan penurunan angka kemiskinan sebesar 0,45 persen sejak megaproyek IKN mulai beroperasi.
Membangun kawasan metropolitan antar-sentris di Indonesia selalu dihadapkan pada hambatan klasik berupa kakunya batas wilayah administrasi dan tumpang tindihnya regulasi daerah, sebagaimana yang terjadi pada penataan koridor Jabodetabekpunjur.
Oleh sebab itu, peta risiko dan potensi konflik tata ruang dibahas secara mendalam dalam draf blueprint Greater Nusantara guna merumuskan skema kerja sama yang lebih cair, salah satunya mengkaji efisiensi Nara Model asal Jepang.
Profesor Norihisa Shima dari Toyo University, akademisi yang terlibat aktif dalam perumusan analisis Tri-City Development Plan (TCDP), menekankan pentingnya komitmen fungsional antar-wilayah agar IKN tidak menjadi menara gading yang terisolasi dari lingkungan regionalnya.
Baca juga: Intip, Progres Terbaru Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif IKN
"IKN akan memberikan dampak yang besar kepada kota-kota sekitar, maka dari itu penting sekali IKN berkolaborasi bersama. Setiap kota dan kabupaten perlu memiliki fungsi masing-masing, dan setiap fungsi bisa terintegrasi satu sama lain," urai Norihisa.
Senada dengan hal tersebut, Profesor Fumihiko Seta dari The University of Tokyo menggarisbawahi bahwa penataan konektivitas metropolitan Tiga Kota plus dua kabupaten ini merupakan prasyarat mutlak untuk menjaring densitas populasi organik dalam jangka panjang.
Pengelolaan kawasan metropolitan yang tertata dengan baik menjadi instrumen utama yang menentukan apakah sebuah ibu kota baru mampu menarik arus migrasi pasar secara sukarela dan berkelanjutan.
"Saya datang ke beberapa ibu kota baru, saya sangat terkesan dengan perkembangan Nusantara. Saya yakin di kemudian hari akan banyak orang datang ke sini. Sangat penting untuk Nusantara mengelola kawasan metropolitan dengan baik," pungkas Fumihiko.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang