Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ke IKN Naik Bus Cuma 2 Jam, Aman dan Bikin Pulas Tidur

Kompas.com, 23 Februari 2024, 12:42 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Sudahkah Anda mengetahui bahwa menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menggunakan moda transportasi umum?

Sebelum ini, mungkin Anda mengira bahwa hanya dengan kendaraan pribadilah, IKN bisa ditempuh.

Adalah Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya yang menyediakan layanan transportasi publik ini dengan trase Balikpapan-IKN.

Kamis (22/2/2024), Kompas.com mencoba menumpang layanan antar-moda bus Sinar Jaya kelas medium.

Baca juga: Kaltim All Out Dukung IKN, Bebaskan Lahan Bandara VVIP dan Jalan Tol

Saya memilih jam keberangkatan pada pukul 09.00 WITA pagi dengan titik awal keberangkatan Terminal Batu Ampar, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sejatinya, saya berharap jadwal keberangkatan bus tepat waktu. Namun tunggu punya tunggu, bus yang dinanti baru tiba di terminal pada pukul 09.45 WITA.

"Tak apalah. Yang penting saya masih bisa merasakan naik moda transportasi umum menuju IKN," benak saya berbicara begitu.

Di Terminal Batu Ampar, yang merupakan terminal Tipe A, tak banyak penumpang dengan tujuan IKN.

Pagi itu, hanya saya dan keempat penumpang lainnya yang merupakan pekerja proyek IKN. Bahkan, satu di antaranya adalah arsitek dari Rumah Susun (Rusun) ASN, dan TNI/Polri.

Sebelum beranjak ke dalam bus, seluruh penumpang diharuskan menunjukkan identitas berupa KTP atau SIM, atau kartu identitas lainnya yang masih berlaku.

Terminal Batu Ampar, Kota Balikpapan, Kalimantan TimurKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Terminal Batu Ampar, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
Hal ini bertujuan supaya para penumpang terdata untuk memenuhi tertib administrasi, dan IKN merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang masih dalam tahap konstruksi sehingga berisiko tinggi. 

Usai menyebutkan nama dan menunjukkan kartu identitas, kami pun menuju bus yang terparkir di sayap kanan terminal.

Oya, sebagai gambaran umum, Terminal Batu Ampar ini cukup bersih. Tidak ada satu pun ceceran plastik kemasan, maupun sampah makanan. 

Baca juga: UPDATE Dormitori ASN di IKN, Dilengkapi Furnitur dan Siap Huni Agustus

Dalam terminal yang masih tahap perluasan pembangunan pun tidak didapati debu-debu dan material konstruksi. Nyaman menunggu bus di dalam terminal ini.

Saya pun masih sempat mengedit sekitar lima artikel tanpa gangguan suara bising las atau palu bertemu paku.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau