Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simulasi Jalur Kilat dari Bandara VVIP ke Pusat Pemerintahan IKN

Kompas.com, 15 Juni 2024, 16:13 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan simulasi jalur untuk para tamu VVIP undangan upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam simulasi yang dilaksanakan oleh Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, waktu tempuh dari Bandara VVIP menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sekitar 20-30 menit.

Baca juga: Pertengahan Juli, Air di IKN Bisa Langsung Diminum

"Kami melakukan simulasi. Ada pesawat mendarat, kemudian para tamu keluar menuju akses tol, kemudian masuk jalan nasional. Jadi dari bandara VVIP ke KIPP 20-30 menit," ujar Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga kepada Kompas.com.

Area pembangunan Bandara VVIP IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan TimurKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Area pembangunan Bandara VVIP IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur
Danis menjelaskan, dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan atau dari Jakarta, para tamu undangan mendarat di Bandara VVIP IKN.

Kemudian para tamu keluar menuju Jalan Akses Tol Seksi 6C-1: Simpang 3 ITCI-Simpang 1B-Sumbu Kebangsaan Timur KIPP.

"Para tamu peserta upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI melalui jalur tersebut untuk kemudian masuk ke KIPP," imbuh Danis.

Baca juga: Pemerintah Buka Suara Soal Temuan BPK di Proyek IKN

Opsi lain yang bisa diambil adalah dengan menempuh perjalanan darat, dari Bandara SAMS Sepinggan melintasi Tol Balikpapan-Samarinda, keluar di KM 8 untuk kemudian melintasi Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau.

Selanjutnya para tamu menempuh perjalanan melalui Tol IKN Seksi 3B KKT Kariangau-Sp. Tempadung, dan Tol IKN Seksi 5A Sp. Tempadung-Jembatan Pulau Balang.

Gedung Terminal dan Apron Bandara VVIP IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan TimurKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Gedung Terminal dan Apron Bandara VVIP IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur
Dari tol tersebut, para tamu diarahkan menuju Jalan Nasional untuk kemudian melintasi Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur menuju KIPP.

Pekerjaan konstruksi Bandara VVIP IKN sisi darat sepanjang 2.200 meter ditargetkan tuntas Juli 2024 dan difungsikan pada 17 Agustus 2024.

"Saat ini, progresnya sekitar 50 persen. Masih proses pemadatan karena terkendala cuaca (hujan)," ungkap Danis.

Baca juga: Dua Tahun Berjalan, Pembangunan IKN Sudah Menelan Dana Rp 80 Triliun

Adapun pembangunan landasan pacu tuntas seluruhnya sepanjang 3.000 meter pada Desember 2024.

Pembangunan Bandara VVIP ini mencakup beberapa aspek, selain landasan pacu yang merupakan kewenangan Kementerian PUPR, terdapat pekerjaan sisi udara yang merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan.

Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi BaratKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat
Pekerjaan tersebut adalah aspek konstruksi baja, instalasi pipa plumbing, atap, dinding, dan elektrikal di Terminal VVIP; pekerjaan kolom, instalasi pipa plumbing, dan rangka baja di Terminal VIP.

Selanjutnya pekerjaan struktur atas lantai 1-4 Gedung ATC; pekerjaan pilecap dan instalasi plumbing Gedung Administrasi dan Operasional; pekerjaan minipile dan pipa plumbing di Gedung PK-PPK; serta pekerjaan struktur atas gedung substation.

Baca juga: Investasi ke IKN Baru Setengah dari Target Rp 100 Triliun

Aspek lainnya, pekerjaan struktur atas gedung peribadatan, pekerjaan struktur lab karantina; pekerjaan minipile bangunan power house; pekerjaan cut & fill, dan galian U-ditch, geotextile.

Kemudian agregat di Jalan Akses Utama (uditch), Embung, dan Jalan Perimeter Barat; pekerjaan pondasi pancang Gedung Ruang Pompa dan GWT, serta STP; serta pekerjaan pondasi rumah dinas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau