Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Lama Lagi Training Center PSSI Tahap I di IKN Tuntas, Intip Progresnya

Kompas.com, 2 Agustus 2024, 20:10 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Satu per satu infrastruktur dasar Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kalimantan Timur, tuntas dibangun. 

Di antaranya adalah Bendungan Sepaku Semoi, Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Intake Sepaku, dan Jembatan Pulau Balang.

Baca juga: IKN Punya Transportasi Serba Canggih, Ini Harapan Provinsi Kaltim

Menyusul infrastruktur lainnya yang tengah diakselerasi konstruksi fisiknya adalah Pusat Pelatihan atau training center (TC) PSSI.

Ketua Umum PSSI yang juga Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan, progres pembangunan TC PSSI menunjukkan progres signifikan.

Pusat Pelatihan atau Training Center PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
PSSI Pusat Pelatihan atau Training Center PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Terdapat dua fasilitas dan infrastruktur yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni fasilitas dukungan FIFA dan fasilitas dukungan pemerintah.

Baca juga: Rangkaian Kedua Kereta Tanpa Rel IKN Pabrikan China Tiba di Balikpapan

Erick mengungkapkan, untuk fasilitas dukungan FIFA atau pembangunan Tahap I yang mencakup dua Lapangan, dua Gedung Asrama atau dormitory, dan Ruang Ganti atau changing room, sudah mencapai tahap 99 persen alias hampir tuntas.

"Sementara fasilitas dukungan dari Pemerintah yang meliputi dua Gedung Asrama, penataan kawasan atau Landscaping, Lapangan Multi Sport, Jalan Kawasan, dan Area Parkir tembus progres 50 persen," urai Erick dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Pusat Pelatihan atau Training Center PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN)PSSI Pusat Pelatihan atau Training Center PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) yang juga Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan PSSI TC Tahap I ini mendapat dana hibah dari FIFA Forward senilai 5.6 juta dollar AS atau setara dengan Rp 86 miliar.

Tahap I, pembangunan difokuskan pada lapangan rumput natural, lapangan rumput artifisial, asrama, dan ruang ganti pemain.

Baca juga: Bocoran Terbaru IKN, Air Minum Sudah Masuk Gedung Pemerintahan dan Hotel Nusantara

Untuk asrama Tahap I, total kapasitasnya sebanyak 70 orang, terdiri dari 28 twin room untuk pemain, 10 single room untuk tim pelatih, dan 3 suite untuk pelatih kepala.

Selain itu, Kementerian PUPR juga tengah mengakselerasi konstruksi Tahap II.

"Rencananya, PSSI punya program membangun 8 TC," imbuh Basuki.

Pusat Pelatihan atau Training Center PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN)PSSI Pusat Pelatihan atau Training Center PSSI di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Pembangunan TC PSSI merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan prestasi sepak bola Indonesia.

Dengan fasilitas bertaraf internasional, para pemain dan staf akan dapat berlatih dan berkembang di lingkungan yang mendukung, dilengkapi dengan infrastruktur terkini, serta program dan metodologi latihan terbaik.

Sesuai blue print, TC PSSI di IKN dirancang memiliki total delapan lapangan sepak bola, pusat rehabilitasi, dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya yang tidak hanya akan bermanfaat bagi tim nasional, namun juga masyarakat sekitar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau