Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalimantan Punya RS Pusat Jantung & Saraf Unggulan Pertama, Ada di IKN

Kompas.com, 24 Juli 2025, 21:09 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Komitmen Pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan di Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin nyata.

Kabar gembira datang dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan segera beroperasinya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN.

Ini bukan sekadar rumah sakit biasa, melainkan RSUP vertikal pertama di Kalimantan yang akan menjadi garda terdepan dalam ekosistem kota berorientasi kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Bandara VVIP IKN Jadi Bandara Umum? Puan Maharani Tinjau Lapangan

RSUP IKN hadir dengan fokus layanan unggulan di bidang jantung dan saraf. Penekanan pada kedua spesialisasi ini menunjukkan visi IKN untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang tidak hanya lengkap, tetapi juga spesifik dan berstandar tinggi, mendukung gaya hidup sehat serta penanganan penyakit kritis yang krusial bagi warga.

Ketua Pelayanan Medik RSUP IKN Tirta Asprimi Angraen menjelaskan, RSUP IKN ini akan menjadi rumah sakit umum pusat vertikal pertama di Kalimantan dari total 38 rumah sakit pusat yang dimiliki Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia.

"Kami diterima dengan baik dan begitu hangat, terima kasih atas sambutannya. Kami perlu sampaikan rencana operasional rumah sakit umum Kemenkes. Kemenkes ini punya 38 rumah sakit pusat di Indonesia, nantinya ini akan menjadi rumah sakit umum pusat dan vertikal pertama di Kalimantan," ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Spesialis Layanan Jantung dan Saraf di Ibu Kota Nusantara (IKN).OIKN Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Spesialis Layanan Jantung dan Saraf di Ibu Kota Nusantara (IKN).
ASN Kemenkes Jadi Pionir

Untuk memastikan operasional berjalan lancar, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Kesehatan telah mengikuti pembekalan internalisasi (Induction Program).

Program ini penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar, arah pembangunan, dan tata kelola pemerintahan di IKN kepada para pionir ini.

Sekretaris Otorita IKN Bimo Adhi Nursanthyasto menyambut antusias kehadiran para ASN kesehatan.

Baca juga: IKN Bakal Punya Destinasi Kuliner Premium Teras Hutan by Plataran

Mereka akan menjadi pionir dan contoh bagi teman-teman dari kementerian dan lembaga lainnya yang secara bertahap datang berdasarkan prioritas.

"Saat ini, kita punya saudara baru dari Kementerian Kesehatan yang dapat menjadi contoh dan edukasi cara hidup sehat pada warga IKN lainnya," tegas Bimo.

Kehadiran RSUP IKN adalah langkah strategis Otorita IKN dalam membangun fondasi layanan publik yang setara, inklusif, dan berstandar nasional.

Lebih dari sekadar fasilitas kesehatan, RSUP IKN diharapkan menjadi simbol kota yang menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan.

Diharapkan, RSUP IKN tidak hanya melayani warga di KIPP, tetapi juga masyarakat di Sepaku dan kawasan delineasi IKN lainnya, memastikan akses kesehatan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Ibu Kota baru ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau