Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Halte GoJek Diresmikan, Balikpapan Menuju People-Centered City

Kompas.com, 23 Oktober 2025, 18:31 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Upaya Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan mengalami akselerasi.

Komitmen tersebut diperkuat melalui peresmian Halte Gojek di Dinas Kehutanan Balikpapan dan Halte Dinas Kesehatan Kota (DKK) di Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (23/10/2025).

Baca juga: Februari 2025, Balikpapan City Trans Mulai Bertarif

Inisiatif ini merupakan penanda penting kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Balikpapan dan sektor swasta, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Gojek), dalam membangun ekosistem mobilitas yang nyaman, aman, dan inklusif.

Halte sebagai Connecting Point

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gojek.

Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa kehadiran halte ini memiliki peran sentral dalam menyukseskan program Balikpapan City Trans, layanan angkutan kota modern yang bertujuan mengubah paradigma kota yang padat kendaraan pribadi.

"Kehadiran Halte Gojek di Dinas Kehutanan menjadi pelengkap sekaligus penguat ekosistem transportasi publik Balikpapan," ujar Rahmad.

Baca juga: Didemo Sopir Angkot, Balikpapan City Trans Setop Uji Coba hingga 30 Juli

Dalam konteks inilah, halte yang direvitalisasi ini berfungsi sebagai connecting point atau titik integrasi yang selama ini dicari.

Halte Gojek memungkinkan masyarakat untuk melakukan perpindahan moda (intermodality), dari layanan digital untuk jarak pendek atau mobilitas harian yang fleksibel, menuju Balikpapan City Trans untuk perjalanan jarak jauh.

Harapannya, integrasi ini dapat mempermudah akses dan mendorong masyarakat untuk semakin melirik transportasi publik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli menambahkan, halte ini sebagai contoh nyata kontribusi sektor swasta dalam membangun kota yang inklusif dan berdaya saing.

Fokus pada Aksesibilitas dan Keberlanjutan

Kolaborasi ini membuktikan bahwa semangat gotong royong modern adalah kunci untuk mengatasi tantangan mobilitas di kota yang sedang tumbuh seperti Balikpapan.

Head of Regional Strategy Public Policy and Government Relations Gojek, Mufizar, menegaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan semangat perusahaan dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan.

Baca juga: Tahun 2045 Nanti, 80 Persen Kendaraan di IKN adalah Transportasi Umum

Revitalisasi kedua halte tersebut tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Desain baru halte dirancang secara teliti untuk meningkatkan aksesibilitas dan keselamatan pengguna.

Halte ini dibuat lebih ramah bagi penyandang disabilitas, dilengkapi area tunggu yang tertata dan pencahayaan yang lebih baik.

Selain itu, juga memiliki jalur akses yang memudahkan interaksi antara pengguna transportasi umum dan layanan digital.

Langkah ini sejalan dengan visi kota untuk mengedepankan nilai keberlanjutan dan keadilan sosial.

Dengan menghadirkan titik integrasi yang nyaman dan mudah diakses, Balikpapan sedang bergerak dari kota yang didominasi mobil pribadi menuju people-centered city atau kota yang berorientasi pada manusia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau