Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota masa depan dan Ibu Kota Politik 2028 mendapatkan dorongan signifikan dari Korea Selatan (Korsel), mitra strategis utama Indonesia.
Otorita IKN menggelar rapat koordinasi dengan Acting Ambassador Kedutaan Besar Republik Korea, Park Soo-deok, untuk finalisasi rencana hibah strategis berupa Proyek Water Purification (Penjernihan Air) dan Smart City Corporation Center.
Baca juga: Pasca IKN dan RDMP, Penjualan Properti Balikpapan Anjlok 45 Persen
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (20/11/2025) ini menegaskan komitmen internasional dalam mengakselerasi kesiapan infrastruktur dasar IKN.
Ketersediaan air bersih adalah fondasi krusial bagi keberlangsungan sebuah kota, terutama yang baru dibangun.
Proyek Water Purification yang dihibahkan oleh Pemerintah Korsel saat ini telah memasuki tahap perencanaan detail.
Pembangunan fasilitas penyediaan air bersih ini ditargetkan dimulai pada awal tahun 2026.
Baca juga: Airlangga: Putusan MK Tak Bikin IKN Goyang, Investasi Jadi Prioritas
Percepatan waktu penyelesaian proyek ini secara eksplisit bertujuan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur dasar IKN yang terus berkembang, khususnya dalam rangka mencapai target sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028.
Pemerintah Korsel menunjukkan keseriusan penuh dengan rencana pengiriman lembaga teknis khususdalam dua minggu ke depan.
Tim ini akan melakukan pembahasan detail dan penyelarasan rencana kerja di lapangan, memastikan proyek dapat dieksekusi secara efisien dan tepat waktu.
Selain air bersih, hibah Korsel juga mencakup pembangunan Smart City Corporation Center.
Kontribusi ini sangat strategis mengingat Korea Selatan adalah salah satu pemimpin global dalam teknologi kota cerdas (Smart City).
Kehadiran pusat ini diharapkan akan menjadi wadah kolaborasi teknologi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan solusi perkotaan cerdas.
Baca juga: Banggar DPR Amankan Dana IKN Rp 48,8 Triliun, Ekonomi Kaltim Melesat 7 Persen
Kemudian memastikan IKN mengadopsi teknologi terbaru untuk manajemen transportasi, energi, dan pelayanan publik, sehingga IKN benar-benar terwujud sebagai kota masa depan yang modern dan berkelanjutan.
Ketua Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen Pemerintah Republik Korea.
“Terima kasih atas kunjungannya. Kami menantikan proyek ini segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan IKN,” ungkap Basuki.
Komitmen ini direspons positif oleh Park Soo-deok, Acting Ambassador Republik Korsel.
Baca juga: Ada IKN, Kaltim Jadi Rebutan Investor, Dokumen Investasi Dikebut
“Dua minggu lagi tim teknis kami akan segera ke IKN untuk membahas kembali kelanjutannya,” ujarnya.
Kolaborasi ini melambangkan hubungan strategis yang meluas, di mana IKN tidak hanya mengandalkan pendanaan domestik, tetapi juga dukungan teknologi dan investasi dari negara-negara maju.
Kemitraan strategis ini diharapkan menjadi pendorong utama bagi percepatan terwujudnya IKN sebagai kota modern, berkelanjutan, dan berkelas dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya