Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bak Hotel Berbintang, Akomodasi Asrama Haji Balikpapan Siap Sambut 5.756 Jemaah

Kompas.com, 24 April 2025, 19:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Asrama Haji Embarkasi Balikpapan yang terletak di timur Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali bersiap menyambut ribuan calon jemaah haji (calhaj) pada musim haji 2025.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Embarkasi Haji Balikpapan Mukhtar asrama ini akan melayani calhaj dari empat provinsi: Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Baca juga: Sandiaga Sebut Umrah dan Haji Peluang Usaha Kreatif Santri di Penyangga IKN

Embarkasi Balikpapan bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi 5.756 calhaj dan petugas yang akan singgah sebelum berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

Pada musim haji 2025, Embarkasi Haji Balikpapan akan melayani total 5.756 calhaj, dengan rincian 2.586 dari Kalimantan Timur, 416 dari Kalimantan Utara, 1.993 dari Sulawesi Tengah, dan 713 dari Sulawesi Utara.

Fasilitas akomodasi di Asrama Haji Embarkasi BalikpapanKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Fasilitas akomodasi di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan
Mereka akan diberangkatkan dalam 16 kloter, masing-masing didampingi tiga petugas kloter, sehingga total ada 48 petugas.

Pemberangkatan kloter pertama, yang terdiri dari 357 calhaj asal Balikpapan, dijadwalkan pada 5 Mei 2025 pukul 04.35 WITA dan akan dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.

Baca juga: Dibuka 2025, Masjid Negara IKN Punya Daya Tampung 50.000 Jemaah

“Kami diamanatkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi calhaj dari empat provinsi. Rencananya, kloter pertama akan dilepas oleh Gubernur Kalimantan Timur,” ujar Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Balikpapan, Mukhtar, kepada Kompas.com, Kamis (24/4/2025).

Akomodasi Setara Hotel Bintang Tiga

Untuk menampung ribuan calhaj dan petugas, Embarkasi Haji Balikpapan menyediakan 225 kamar dengan kapasitas total 1.050 tempat tidur, setara standar hotel bintang tiga.

Replika Masjidil Haram di Asrama Haji Embarkasi BalikpapanKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Replika Masjidil Haram di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan
Lorong akomodasi dilapisi karpet bersepuh krem. Kamar-kamrnya dilengkapi dengan tempat tidur empuk berukuran double.

Selain tempat tidur, terdapat wardrobe, kulkas mini, televisi layar datar 17 inch, amenities, ketel air, credenza, coffee table dan sepasang kursi single seater empuk.

Kamar-kamar ini tersebar di 13 gedung yang terbagi menjadi tiga ring: Ring 1 untuk jemaah, Ring 2 untuk panitia, dan Ring 3 untuk keluarga pengantar.

“Dengan pembagian ring ini, kami bisa memastikan pelayanan dan pengawasan berjalan lebih optimal, terutama dalam mengatur pergerakan jemaah,” jelas Mukhtar.

Baca juga: Balikpapan Bakal Sulap TPAS Manggar Jadi Sumber Energi Berbasis Sampah

Sistem pembagian ring ini dirancang untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, memisahkan kebutuhan jemaah dengan panitia dan pengantar, sehingga proses embarkasi berjalan lancar.

Selain itu, asrama juga telah melakukan perbaikan dan penyempurnaan fasilitas untuk meningkatkan pengalaman jemaah.

Replika Lokasi Ibadah Haji

Salah satu keunggulan Asrama Haji Embarkasi Balikpapan adalah fasilitas pembekalan manasik haji yang dilengkapi replika lokasi ibadah di Tanah Suci.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau