Penulis
Terakhir adalah keragaman etnis dan sosial. Kaltim memiliki populasi beragam, termasuk suku Banjar, Dayak, Kutai, Jawa, dan Bugis, dengan Banjar sebagai mayoritas dan bahasa Banjar sebagai lingua franca.
Baca juga: Polda Kaltim Ungkap 3,2 Kilogram Sabu, Selamatkan 12.000 Jiwa
Keragaman ini memperkaya budaya, tetapi juga menciptakan tantangan dalam edukasi anti-narkoba karena perbedaan bahasa dan adat.
Untuk mencegah hal ini, Polda Kaltim terus memperketat pengawasan di jalur darat dan perairan, serta mengintensifkan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.
Polda Kaltim aktif melakukan operasi penindakan, dengan menjalin kolaborasi lintas wilayah, seperti penangkapan kurir jaringan Timur Tengah oleh Polda Jatim di Balikpapan.
Kemudian mendeklarasikan “perang melawan narkoba” sebagai bagian dari keamanan nasional, dengan pendekatan terpadu: pemberantasan, pencegahan, dan rehabilitasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang