Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com – Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan progres signifikan, terutama dalam mempersiapkan aksesibilitas yang mulus.
Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) baru saja mengumumkan langkah strategis evaluasi pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol akses menuju IKN.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN Kaltim, Fahmi Nasrullah, menjelaskan, evaluasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses pengadaan aset tanah.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Tak Ada Moratorium, Proyek IKN Terus Berlanjut
Ini adalah bagian krusial dalam mendukung program nasional pembangunan IKN.
"Saya harap kita dapat melakukan konsolidasi kegiatan dengan beberapa sektor yang berkaitan, seperti Kementerian Agama dan PLN, yang kebetulan aset-asetnya termasuk dalam kegiatan pengadaan tanah," ujar Fahmi seperti diwartakan Antara, Jumat (25/7/2025).
Fahmi menambahkan, evaluasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi dan pemantauan progres di lapangan.
Tujuannya jelas: menjamin ketepatan waktu dan efisiensi proses pengadaan tanah, yang menjadi pondasi awal pelaksanaan pembangunan jalan tol.
Baca juga: ASN Kemenkes Mulai Bertugas di IKN: Intip Keseruan Mereka
Jalan tol akses IKN adalah jaringan jalan tol vital yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN.
Kehadirannya akan secara drastis mempercepat akses dan mengurangi waktu tempuh dari Balikpapan ke IKN, sekaligus mendukung mobilitas dan logistik di kawasan tersebut.
Tol IKN ini terdiri dari beberapa seksi kunci, antara lain:
Jaringan tol ini akan terhubung langsung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di KM 8 Kariangau, menciptakan konektivitas yang efisien di seluruh wilayah.
Baca juga: Peluang Kian Terbuka, Investor Brunei Serbu IKN
Beberapa ruas tol, seperti Seksi 3A dan 3B, serta sebagian Seksi 5A, bahkan sudah difungsikan.
Dengan selesainya seluruh ruas tol ini, waktu tempuh dari Balikpapan ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN diperkirakan hanya sekitar satu jam 30 menit.
Ini akan memangkas durasi perjalanan secara signifikan, membuat akses ke ibu kota baru menjadi jauh lebih cepat dan nyaman.
Pembangunan jalan tol ini terus dikebut dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2027.
Percepatan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi yang modern dan efisien.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang