NUSANTARA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyelesaikan proyek infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digarap dengan skema kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC).
"Tetap kita selesaikan, yang PR (pekerjaan rumah) kita belum selesai kita selesaikan," kata Menteri PU Dody Hanggodo saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (03/10/2025).
Adapun proyek MYC yang masih digarap Kementerian PU, antara lain Jalan Tol IKN, Kantor Kementerian Koordinator, Masjid Negara IKN, Jalan Sumbu Kebangsaan, hingga Istana Wakil Presiden.
Baca juga: Skandal Emas Hitam Ilegal di Wilayah Delineasi IKN, 7 Truk Disita Satgas Gabungan
Berdasarkan catatan Kompas.com, terdapat 10 ruas konektivitas IKN baik tol maupun jalan bebas hambatan yang dibangun Kementerian PU, berikut daftarnya:
Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai ibu kota politik sudah terlihat.
Hal itu termaktub dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 yang diundangkan pada 30 Juni 2025.
Baca juga: Buntut Kebakaran HPK IKN, Polisi: Sumber Api di Kamar 307, Ditemukan Barang Elektronik Ilegal
Di dalam beleid tersebut, tertuang beberapa rencana pemerintah untuk mewujudkan IKN menjadi ibu kota politik pada tahun 2028.
Pertama, terbangunnya Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN dan sekitarnya, yang tergambarkan dengan:
Kedua, terselenggaranya pemindahan dan penyelenggaraan pemerintahan di IKN, yang tergambarkan dengan:
Keinginan sang Kepala Negara untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik juga pernah disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono usai Rapat Terbatas terkait IKN pada Selasa (21/01/2025).
"Beliau (Presiden Prabowo), mempunyai target bahwa pada tahun 2028 IKN sudah menjadi ibu kota politik," terang Basuki dalam keterangan pers.
Baca juga: HPK IKN Terbakar, Ujian Standar Keselamatan Proyek Terbesar Negara
Untuk mewujudkan hal tersebut, Basuki mengaku OIKN ditugaskan untuk menyelesaikan ekosistem legislatif dan yudikatif, baik kantor maupun huniannya.
Berdasarkan target, pembangunan kedua ekosistem tersebut bisa dirampungkan pada tahun 2027.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang