Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Di tengah kencangnya pembangunan infrastruktur pemerintah di Itu Kota Nusantara (IKN), kini giliran sektor swasta yang siap menggebrak.
Tiga pengembang besar, PT Pakuwon Jati Tbk, Vasanta Group, dan PT ARCS House Wisata Indonesia atau beken dengan sebutan Jambuluwuk Group, dikonfirmasi telah memasuki tahap Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Baca juga: BUMN Tower Ghosting IKN, Pencakar Langit 778 Meter Tinggal Kenangan
Proyek hospitalitas dan komersial yang mereka bawa diproyeksikan mulai dibangun pada Maret 2026, menandakan komitmen investasi swasta murni di IKN telah mencapai fase implementasi.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menuturkan, ketiga proyek yang dibangun investor swasta tersebut saat ini berada pada tahap akhir finalisasi desain untuk memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
"Jika proses perizinan berjalan lancar sesuai jadwal, pembangunan fisik di lokasi tersebut direncanakan dimulai pada Maret 2026," ujar Basuki, Rabu (29/10/2025).
Baca juga: IKN Kejar Tayang, 20.000 Pekerja Konstruksi Dikerahkan Bangun Tahap II
Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menambahkan, kepercayaan diri investor swasta meningkat pasca Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 diterbitkan, yang memberikan payung hukum dan mempercepat proses administrasi di bawah Otorita IKN.
"Desain sedang mereka matangkan ya. Kan memang harus mengacu pada Bangunan Gedung Hijau (BGH), dan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) agar sesuai dengan semangat IKN sebagai smart forest city," imbuh Sudiro.
Terkait hal ini, Manager of Investor Relations at PT Pakuwon Jati Tbk Maria Theresia menegaskan perusahaan tetap berkomitmen untuk merealisasikan sekaligus berpartisipasi membangun IKN.
"Kami tetap memegang komitmen untuk membangun superblok di IKN. Saat ini kami masih mematangkan desain. Karena merancang superblok butuh desain yang bagus. Tidak bisa sekali jadi," tegas Maria.
Baca juga: Mengintip Desain dan Fasilitas Kompleks DPR/MPR di IKN Senilai Rp 8,5 Triliun
PT Pakuwon Jati Tbk, melalui anak perusahaannya PT Pakuwon Nusantara Abadi (PNA), berpartisipasi membangun IKN dengan investasi mencapai Rp 5 triliun.
Perusahaan akan mengembangkan proyek Pakuwon Nusantara, sebuah superblok megah yang berlokasi strategis di jantung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Proyek yang menempati lahan seluas 7,2 hektar ini dirancang sebagai kawasan mixed-use terintegrasi, menggabungkan berbagai fasilitas modern dalam satu area.
Konsep superblok ini meliputi Pakuwon Mall Nusantara dengan luas area yang dapat disewakan atau nett leasable area (NLA) mencapai 55.733 meter persegi.
Baca juga: Momen Bersejarah, Salat Idul Fitri 2026 Digelar di Masjid Negara IKN
Mal ini akan mengusung konsep sky terrace yang unik, menyatu dengan keindahan alam sekitar IKN.
Selain mal, terdapat dua menara kondominium yang berisi total 162 unit hunian premium.