Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN Berhadiah Rp 1,15 Miliar

Kompas.com, 5 November 2025, 14:28 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dirancang sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai kota modern, hijau, dan berjati diri.

Dalam mewujudkan identitas kultural tersebut, Otorita IKN, secara resmi meluncurkan Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN.

Sayembara ini adalah panggilan bagi para arsitek dan perencana terbaik bangsa untuk menanamkan Visi Pusat Kebudayaan, mentransformasi pengetahuan, memberdayakan kreativitas, dan merayakan keberagaman, menjadikannya episentrum inspirasi dan inovasi seni budaya di IKN.

Baca juga: Sempat Mengaspal di Jalan Protokol IKN, Kereta Tanpa Rel Resmi Batal

"Pusat Kebudayaan ini didesain bukan sekadar gedung, melainkan jantung yang memompa aktivitas budaya, ekonomi kreatif, dan pelestarian sejarah," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, beberapa maktu lalu.

Misi utamanya meliputi pusat Inspirasi dan eksplotasi yang menjadi wadah pembelajaran kebudayaan, memfasilitasi kolaborasi komunitas dan perayaan budaya, mendukung pariwisata, penciptaan lapangan kerja, dan industri kreatif IKN, serta menjadi bagian integral dari identitas IKN yang modern dan berkelanjutan.

Syarat Peserta

Sayembara ini sangat menjunjung tinggi profesionalisme dan kolaborasi lintas disiplin. Fokus utamanya adalah pada tim yang solid dan kompeten.

Baca juga: Proyek Jalan Tol IKN Dikebut, Harus Tuntas 2027

Adapun syarat peserta:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sama dengan Badan Usaha Konsultansi Perencanaan yang sah. 
  • Kelompok maksimum 7 (tujuh) orang, termasuk Ketua. Setiap orang hanya boleh tergabung dalam satu kelompok. 
  • Memiliki minimum Kompetensi STRA yang berpengalaman dalam perancangan kawasan sejenis.
  • Minimal 3 anggota (selain Ketua) wajib memiliki STRA/SKA berikut: STRA/SKA Arsitektur Madya, SKA Ahli Teknik Bangunan Gedung Muda, dan SKA Ahli Perencanaan Kota/RTBL Muda.
  • Disarankan berkolaborasi dengan Ahli Geoteknik, Lanskap, Desain Interior, Teknik Lingkungan, Budayawan, atau ahli lain yang relevan. 
  • Tim yang memiliki konflik kepentingan (hubungan profesional/saudara/rekan kerja satu kantor) dengan Tim Juri atau Tim Pelaksana akan didiskualifikasi. 

Baca juga: Kereta Tanpa Rel dan Taksi Terbang IKN Tinggal Mimpi, Basuki: Tak Urgent

Peserta tidak diperkenankan mengganti personil atau badan usaha selama pelaksanaan sayembara.

Calon peserta yang belum memiliki Surat Perjanjian Dukungan Badan Usaha saat pendaftaran wajib melampirkan Surat Pernyataan Kesanggupan.

Total Hadiah Rp 1,15 Miliar

Kompetisi desain ini menawarkan penghargaan yang setimpal bagi para pemenang yang karyanya terpilih untuk membangun masa depan kebudayaan di IKN.

  • Juara Pertama mendapatkan uang Rp 750.000.000 dan Piagam Penghargaan 
  • Juara Kedua mendapatkan uang Rp 250.000.000 dan piagam Penghargaan 
  • Juara Ketiga mendapatkan uang Rp 150.000.000 dan Piagam Penghargaan 

Baca juga: Proyek Jalan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Telan Rp 3 Triliun

Periode Pendaftaran mulai 5 November-15 November 2025, dengan Verifikasi Administrasi 16-18 November 2025.

Pemberian penjelasan atau Aanwijzing 21 November 2025, Periode Penyusunan Karya 21 November-5 Januari 2026.

Pemasukan Karya (Deadline) mulai 10 Desember 2025-5 Januari 2026, Pengumuman Nominator 16 Januari 2026, Presentasi & Penjurian Final 22 Januari 2026, Penetapan Pemenang Resmi 23 Januari 2026, serta Seremoni Penyerahan Hadiah tanggal 30 Januari 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau