Penulis
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Balikpapan Ratih Kusuma menyambut baik ide-ide tersebut, yang menurutnya bisa menjadi solusi mengatasi berbagai masalah perkotaan.
ratih menekankan, hal ini akan menjadi masukan dan dari rekomendasi yang diberikan, kami di bidang pemudaaan akan melakukan sinergi dan kolaborasi.
Terutama yang terkait dengan IKN, mereka telah mendapat motivasi untuk memanfaatkan momentum yang ada.
"Kami bersinergi, kolaborasi dalam IKN, mengajak mereka terlibat memasukkan saran terkait IKN. Mereka juga ada organisas-organisasi, dan program kita seragamkan, tentu saja kita bersinergi dengan Otorita IKN," imbuh ratih.
Sedangkan Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam mengingatkan anak-anak muda dalam YCC ini bahwa kedekatakan dengan pemerintah tidak harus kehilangan kekritisan untuk memperbaiki kota masing-masing.
Baca juga: Sarat Inovasi, Proyek IKN Gunakan Beton Cepat Kering dan Semen Hijau
Menurutnya ada lima nilai yang harus dijaga oleh anak-anak muda, yakni pertama selalu menjadi winners, YCC harus mampu menggunakan momentum, untuk selalu mempersiapkan diri jika kesempatan datang.
Kedua YCC adalah leaders yang mampu mengelola diri sendiri sebelum mengelola orang lain.
Ketiga YCC bisa menjadi pemecah masalah atau problem solvers, dan bukan hanya bisa menambah tumpukan proposal ke pemerintah, tetapi menyumbangkan ide dan gagasan yang bisa menjawab permasalahan kota.
Keempat YCC harus bisa menjadi transformers secara jangka panjang. Oleh karena itu membutuhkan daya juang yang tinggi sebagai bekal untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya.
"Terakhir YCC menjadi fighters atau pejuang bagi keberlanjutan ide-ide, pejuang bagi pelaksanaan kata-kata, implementasi idealisme, dan jangan hanya bicara," tuntas Alwis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang