Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki fase krusial dalam pembangunan infrastruktur, ditandai dengan upaya sistematis Otorita IKN untuk menghilangkan keraguan investor melalui penguatan kerangka regulasi dan transparansi.
Dalam Sosialisasi Kerangka Regulasi dan Implementasi Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang digelar pada Kamis (20/11/2025), Otorita IKN menegaskan satu pesan kunci, tidak ada ruang bagi keraguan untuk berinvestasi di IKN.
Baca juga: Korsel Kucurkan Hibah Water Purification dan Smart City Center IKN
Kegiatan ini secara eksplisit memfokuskan pembahasan pada Peraturan Kepala (Perka) Otorita IKN Nomor 9 Tahun 2025 tentang KPBU, yang menjadi payung hukum operasional bagi para pelaku usaha.
Penyelenggaraan KPBU merupakan salah satu skema pendanaan utama IKN selain APBN dan investasi murni swasta.
Perka OIKN Nomor 9 Tahun 2025 dirancang sebagai instrumen yang memastikan sinergi antar-Instansi dengan memperkuat kolaborasi antara Otorita IKN, Bappenas, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Baca juga: Pasca IKN dan RDMP, Penjualan Properti Balikpapan Anjlok 45 Persen
Aturan ini juga menjamin ketersediaan fasilitas dukungan yang diperlukan, seperti jaminan risiko dan mekanisme pendanaan yang menguntungkan.
Selain itu, mengatur tata cara pengadaan Badan Usaha Pelaksana (BUP) secara akuntabel, mulai dari evaluasi hingga penjaminan kualitas perencanaan proyek.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyampaikan apresiasi atas dukungan para investor dan konsultan, menegaskan bahwa mereka adalah energi utama bagi percepatan pembangunan.
Namun, pernyataan paling kuat datang dari Insyafiah, Direktur Pendanaan Otorita IKN, yang menargetkan eliminasi keraguan investasi.
Baca juga: Airlangga: Putusan MK Tak Bikin IKN Goyang, Investasi Jadi Prioritas
Pihaknya ingin memastikan bahwa setiap investor mendapatkan akses informasi yang jelas dan saluran komunikasi yang terbuka.
"Investasi di IKN adalah investasi jangka panjang, sehingga kami berkomitmen menjaga transparansi dan hubungan yang konstruktif. Tidak ada ruang bagi keraguan untuk berinvestasi di Nusantara yang ada adalah kepastian, peluang, dan kemitraan yang saling menguntungkan,” tegas Insyafiah.
Dalam upaya mempermudah birokrasi dan akses informasi, OIKN memperkenalkan platform digital Investara.ikn.go.id.
Platform ini memungkinkan investor mengakses berbagai layanan, informasi proyek, dan fasilitas investasi hanya dengan satu kali klik (one-click service).
Baca juga: Hak Atas Tanah IKN Jadi 95 Tahun, Otorita Selaraskan Aturan Teknis
Langkah ini menunjukkan bahwa Otorita IKN mengadopsi prinsip Digital Oriented Development dengan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan ekosistem investasi yang modern, inklusif, dan kompetitif, sejalan dengan visi IKN sebagai kota cerdas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang