NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut menjadi etalase berbagai teknologi global melalui pelaksanaan proof of concept (POC) atau uji coba teknologi tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Chief of Research and Innovation of CLGI Asia-Pacific, Mohammed Ali Berawi mengatakan, Hyundai dan EHang sebagai perusahaan teknologi dunia terlibat dalam demonstrasi Urban Air Mobility (UAM) atau taksi terbang di IKN.
Menurut Ale, seluruh pembiayaan POC tersebut ditanggung langsung oleh penyedia teknologi.
Baca juga: IKN Dibidik Jadi Pusat Alih Teknologi Transportasi Udara
Adapun Ale sebelumnya pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN pada tahun 2022-2025.
"POC yang dilakukan di IKN semuanya tidak menggunakan biaya negara. Itu semuanya ditanggung oleh technology provider, termasuk UAM," ujar Ale dalam Focus Group Discussion UAM di Jakarta Selatan, Selasa (12/05/2026).
Ia menjelaskan, perusahaan seperti Hyundai mengirimkan langsung unit kendaraan udara dari Korea Selatan untuk kebutuhan demonstrasi teknologi di IKN. Sementara pemerintah memberikan dukungan berupa lokasi dan fasilitasi pelaksanaan uji coba.
"Yang kita support adalah tempat dan dukungan untuk proof of concept," kata dia.
Pendekatan tersebut dilakukan agar Indonesia dapat melihat langsung perkembangan teknologi global sekaligus meningkatkan literasi teknologi di dalam negeri.
Pengembangan teknologi di IKN sejak awal dirancang agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, melainkan juga mampu memproduksi teknologi sendiri.
"Kita harus jadi prosumer, producer sekaligus customer. Tidak bisa begini-begini terus kalau mau Indonesia maju di 2045," kata Ale.
Pengembangan teknologi transportasi masa depan harus disertai transfer pengetahuan agar industri nasional dapat menguasai kemampuan produksi.
Baca juga: Batal Mengudara di IKN, Taksi Terbang Bukan Program Prioritas
Ale tidak membuka ruang bagi model bisnis yang hanya menjadikan Indonesia sebagai agen atau broker teknologi asing.
"Saya sampaikan kalau seandainya teman-teman pengusaha Indonesia, datang ke IKN cuma mau jadi agent mau jadi broker, salah tempat. Tapi kalau seandainya mau bangun teknologinya dan produksinya, saya orang pertama yang akan memasukkannya," tegas Ale.
IKN sejatinya dirancang dengan ambisi menjadi smart forest city yang terintegrasi.
Salah satu ikon teknologi yang paling dinantikan adalah implementasi taksi terbang sebagai bagian integral dari transportasi modern ramah lingkungan UAM, yang menjanjikan mobilitas vertikal efisien.