Penulis
Sementara itu, terkait dengan inflasi selama Triwulan I-2024 di Balikpapan, memastikan masih terjaga stabilitasnya.
Menurutnya, ada sejumlah faktor yang memengaruhi inflasi, dan BI telah menyiapkan langkah-langkahuntuk mengendalikannya, agar tetap berada dalam batas stabil dan sesuai target yang ditetapkan.
Baca juga: Bocoran Interior Istana Negara IKN, Ada 11 Ruang dengan Artwork Nusantara
"Inflasi Balikpapan masih berada pada angka 3,06 persen," cetus Robi.
Inflasi ini masih dipengaruhi kenaikan harga beberapa komoditas yang termasuk dalam 10 indeks kelompok pengeluaran. Pertama, makanan, minuman dan tembakau. Pengaruhnya mencapai 6,52 persen.
Kemudian tomat, jagung manis, bawang merah dan bawang putih. Di luar komoditas beras yang selalu menjadi penyumbang inflasi.
Selain itu, transportasi juga berkontribusi 3,9 persen, kesehatan 2,25 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,67 persen.
“Secara umum inflasi di Kota Balikpapan masih bisa kami jaga,” tuntas Robi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang