Penulis
"I can tell from now this is should be beautifull place. I really wish you all guys, all the succsess, and i hope oneday we will be part of the speed and contribute to this amazing place," cetus Mohamed Alabbar.
Untuk diketahui, Emaar Properties merupakan konglomerasi properti yang telah membangun sejumlah proyek prestisius, mewah, dan populer, tempat kalangan crazy rich atau Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) membelanjakan uangnya.
Mulai dari hunian, hotel, perkantoran, resor, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan komersial lainnya di seluruh dunia. Di antaranya Mesir, India, Lebanon, Pakistan, Tukiye, Arab Saudi, Maroko, dan Amerika Serikat.
Baca juga: Transportasi Berkelanjutan IKN Diwacanakan Tiru Aglomerasi Jadebotabek
Karya-karya monumental mereka dianggap sebagai definisi baru sektor konstruksi, arsitektur, interior, hiburan, sekaligus prestise. Satu di antaranya adalah gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa yang menjulang 828 meter.
Perusahaan yang didirikan oleh Mohammed Alabbar ini mengempit aset bersih senilai 37,6 miliar dolar AS atau ekuivalen Rp 602 triliun.
Dengan aset sebesar itu, tak heran jika Emaar Properties tampil sebagai salah satu perusahaan pengembang yang paling dikagumi dan berharga di dunia.
Baca juga: Ini Progres Terbaru Proyek Kantor Kemenko 3 Bidang Polhukam di IKN
Emaar Properties pula yang selama lebih dari dua dekade terakhir sukses menebarkan virus gaya hidup baru melalui komitmennya terhadap keunggulan desain, kualitas bangunan, dan konstruksi tepat waktu.
"Kami meningkatkan strategi untuk menjadi salah satu perusahaan yang paling berharga, paling inovatif, dan paling dikagumi dunia," cetus Mohamed Alabbar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang