Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Spesifikasi Bandara VVIP IKN yang Bisa Didarati Pesawat Berbadan Lebar

Kompas.com, 30 Januari 2025, 19:07 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Bandara VVIP atau Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir, sejatinya telah dimulai pembangunannya sejak 14 bulan lalu atau tepatnya 1 November 2023.

Saat prosesi peletakan batu pertama, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, bandara ini ditargetkan dapat beroperasi penuh pada Desember 2024.

Baca juga: Lahan IKN Seluas 8.420 Hektar Sukses Dihutankan Kembali

Namun sebelum Desember, Jokowi menjajal terlebih dahulu dan melakukan pendaratan perdana dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 pada 24 September 2024.

Lepas dari itu, infrastruktur konektivitas udara ini digadang-gadang bisa menampung pesawat berbadan lebar atau wide body.

Lantas, seperti apa spesifikasinya?

Spesifikasi Bandara IKN

Bandara VVIP IKN dibangun di atas lahan seluas 347 hektar dengan panjang landasan pacu atau runway 3.000 meter x 45 meter.

Dengan panjang dan luas runway tersebut, bandara ini dapat melayani pesawat berbadan lebar Boeing 777-200 ER dan Airbus 380.

Bandara ini juga dilengkapi dengan terminal VVIP dan VIP seluas 7.350 meter persegi. Selain itu, terdapat taxiway A (180 x 30) m dan B (180 x 30) m serta Apron 102.150 meter persegi.

Baca juga: Viral Foto NASA soal Penyusutan Hutan di IKN, Ini Klarifikasi Otorita

Pembangunan bandara dilakukan dalam waktu dua tahun dengan kontrak jamak atau multi years contract (MYC) pada 2023-2024.

Pembangunan fasilitas sisi darat dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan, sedangkan pembangunan fasilitas sisi udara dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Bandara VVIP IKN berjarak 23 kilometer dari titik 0 IKN dan 120 kilometer dari Balikpapan.

Pembangunannya dilakukan sesuai dengan konsep besar IKN, yaitu berorientasi pada alam dan ramah lingkungan.

Konsep desain bandara memadukan unsur kearifan lokal dengan unsur modern, melibatkan sejumlah arsitek profesional dalam perancangannya.

Bandara VVIP IKN dibangun untuk mendukung konektivitas serta melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN.

Konsep desain Terminal Bandara VVIP IKN akan memadukan unsur kearifan lokal yang menonjolkan budaya Kalimantan, namun tetap modern serta berorientasi alam dan ramah lingkungan.

Baca juga: Karangjoang-Simpang 3 ITCHI Tersambung Tol IKN Pertengahan 2025

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau