Penulis
Infrastruktur yang menjadi prioritas meliputi kantor-kantor pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
"Ini adalah sarana-prasarana yang menjadi syarat utama sebelum Presiden menandatangani Keppres pemindahan ibu kota," jelas Prasetyo.
Baca juga: Istana Angkat Bicara: Pembangunan Inti IKN Rampung dalam 3 Tahun
Ia juga menambahkan bahwa meskipun pemerintah menghargai semua masukan dan pendapat masyarakat, tidak ada perubahan atau pengaturan baru khusus terkait IKN.
Prioritas tetap pada percepatan pembangunan infrastruktur esensial agar seluruh fungsi pemerintahan dapat berjalan optimal di lokasi baru.
Komitmen pemerintah ini semakin diperkuat dengan pernyataan dari Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN Kaltim, Fahmi Nasrullah.
Pada Kamis, 24 Juli 2025, Fahmi menyebutkan bahwa Kanwil BPN Kaltim sedang gencar melakukan evaluasi pengadaan tanah untuk jalan tol akses IKN, menunjukkan bahwa progres di lapangan terus berjalan tanpa hambatan.
Di sisi lain dalam sebuah kunjungan reses penting, Komisi XIII DPR RI menyatakan optimismenya bahwa fasilitas di IKN sudah siap untuk dioperasikan.
Bahkan, mereka secara tegas mendesak percepatan mobilisasi kementerian/lembaga untuk mulai berkantor di ibu kota baru ini.
Kunjungan yang dipimpin oleh anggota Komisi XIII DPR RI, Franky Sibarani, ini melibatkan peninjauan Barang Milik Negara (BMN) di Kawasan IKN, bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Baca juga: ASN Kemenkes Mulai Bertugas di IKN: Intip Keseruan Mereka
Agenda ini tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga transformasi tata kelola aset negara yang berkelanjutan.
Franky Sibarani yang bertindak sebagai mitra kerja Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas kemajuan pembangunan infrastruktur di IKN.
"Tujuan kami melihat sejauh mana progresnya dan menurut saya kemajuannya sangat luar biasa," ujarnya, Sabtu (26/7/2025).
Lebih lanjut, ia melihat bahwa berbagai fasilitas yang telah dibangun di IKN sudah memenuhi syarat untuk mulai dioperasikan. Ini menjadi sinyal positif yang sangat dinantikan banyak pihak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang